Enam Landasan Agama, Terjemah Ushul As Sittah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

USHULUS SITTAH (Enam Landasan Utama)

 Oleh: al-Imam al-Mujaddid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab (Rahimahullah)

Bismillahirrahmannirrahim,

Di antara perkara yang sangat menakjubkan dan sekaligus sebagai tanda yang sangat besar atas kekuasaan Allah Ta’ala adalah enam landasan yang telah Allah Ta’ala terangkan dengan sangat gamblang sehingga mudah dipahami oleh orang-orang awam sekalipun, lebih dari yang disangka oleh orang-orang. Namun setelah ini, orang-orang yang cerdas dan berakal dari kalangan Bani Adam keliru dalam masalah itu, kecuali sedikit sekali dari mereka. Baca tulisan ini lebih lanjut

Apa yang kita lakukan terhadap penguasa yang zhalim, fasik, dan suka berbuat dosa?

Oleh: Syaikh Sa’ad Al-Husain Hafizhahullah

Rakyat wajib taat kepada pemerintah penguasa meskipun penguasa zhalim dan jahat, meskipun fasik dan berbuat dosa, kecuali jika penguasa memerintahkan suatu kemaksiatan kepada Allah, maka tidak boleh mentaati makhluk dalam hal bermaksiat kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عليك السمع والطاعة في عسرك ويسرك ومنشطك ومكرهك وأثرة عليك

“Engkau (sebagai rakyat) harus mendengar dan taat (kepada pemerintah) dalam kesusahan dan kelapanganmu, dalam perkara yang engkau senangi atau benci, meskipun (mereka) tidak memenuhi hakmu.” (HR. Muslim) Baca tulisan ini lebih lanjut

Hak Rakyat Atas Pemerintah (Kewajiban Penguasa Terhadap Rakyat)

Oleh: Syaikh Sa’ad Al-Husain Hafizhahullah

Hak Rakyat Atas Pemerintah (Kewajiban Penguasa Terhadap Rakyat)

Memperbaiki rakyatnya -pertama- dalam urusan agama, kemudian -kedua- dalam perkara dunia, dengan menyebarkan aqidah (yang benar) dan sunnah nabi, dengan bentuk pendidikan, hukum dan dakwah kepada Allah dilandasi dengan ilmu agama, dan mencegah bid’ah (perkara baru dalam agama), yang paling besarnya adalah  membangun masjid-masjid di kuburan-kuburan, monumen, dan tempat-tempat ziyarah yang dikeramatkan, dan bid’ah-bidah lainnya yang dibawahnya. Dan rakyat mendapat hak dari penguasa pemerintah berupa hak kebaikan dan penjagaan. Hendaknya pemerintah tidak membebani mereka dengan perkara yang tidak mereka mampu, dan hendaknya menyediakan untuk mereka layanan kehidupan yang dimampu oleh penguasa. Dan hendaknya penguasa pemerintah menjadi suri teladan yang shalih baik dalam perkara agama dan dunia. Baca tulisan ini lebih lanjut

Hak Penguasa Atas Rakyatnya (Kewajiban Rakyat Terhadap Penguasa)

Oleh: Syaikh Sa’ad Al-Husain Hafizhahullah

Hak Penguasa Atas Rakyatnya (Kewajiban Rakyat Terhadap Penguasa):

Mentaati, mematuhinya dalam perkara yang tidak mengandung maksiat, mendoakan kebaikan untuknya[1], memberikan nasehat kepadanya[2]. Allah berfirman:

يا أيها الذين آمنوا أطيعوا الله وأطيعوا الرسول وأولي الأمر منكم

“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan ulil amri (penguasa dan ulama) di antara kalian.” (QS. An-Nisa: 59) Baca tulisan ini lebih lanjut

Mencermati Beberapa Butir Pernyataan PB JAI (Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia)

Penulis : Al-Ustadz Qomar ZA

Agama Ahmadiyah, dalam perjalanannya di Indonesia ini mengalami berbagai macam lika-liku. Bahkan tak jarang terjadi tindakan kekerasan terhadap mereka disebabkan ajaran agama mereka yang begitu meresahkan kaum muslimin. Karena kecemburuan agama, merekapun bertindak walaupun caranya terkadang tak terkendali sehingga terjadi kekeliruan-kekeliruan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni muslimin tersebut. Baca tulisan ini lebih lanjut