Seperti apa Islam itu?

Kitab Fadhul Islam bag 3: BAB TAFSIR ISLAM

Oleh: Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
Dan firman Allah ta’ala:
فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ
“Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah, “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku.” ( QS. Ali ‘Imron: 20)

Dan dalam Ash-Shohih dari ‘Umar bin Al-Khoththob radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
(( الْإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنْ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ))
“Islam itu engkau bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang hak kecuali Allah, dan Muhammad adalah rosul (utusan) Allah shallallahu ‘alaihi wa sallam, engkau menegakkan sholat, engkau menunaikan zakat, engkau berpuasa romadhon, dan engkau menunaikan haji ke baitullah jika engkau mampu mengadakan perjalanan ke sana.”1

Dan dalam Ash-Shohih dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu secara marfu’:
((  الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ ))
“Seorang muslim itu adalah orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya.”2

========================
Ta’liq Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah

1. Ini jawaban Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada malaikat Jibril ketika dia bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang Islam. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab dengan jawaban ini sebagaimana datang dalam hadits ‘Umar radhiyallahu ‘anhu. Ini adalah penafsiran Islam dengan rukun-rukunnya.
Islam itu lebih umum, mencakup apa yang diperintahkan Allah dan Rosul-Nya dan meninggalkan perkara yang dilarang Allah dan Rosul-Nya, sebagaimana firman Allah ta’ala:
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الأِسْلامُ
“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.” ( QS. Ali ‘Imron: 19).
Sedangkan yang disebutkan di hadits ini adalah rukun-rukunnya. Maka sesuatu ditafsirkan dengan rukun-rukunnya dan ditafsirkan dengan bagian-bagiannya.

2 (الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ)
“Seorang muslim itu adalah orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya.”
 Ini menunjukkan penafsiran Islam secara umum dan bahwa Islam itu lebih umum, mencakup rukun-rukun dan yang lainnya. Maka seorang muslim yang hakiki (sebenarnya) adalah orang yang menunaikan rukun-rukun Islam, menunaikan perkara-perkara yang diwajibkan Allah atasnya, serta menahan tangannya dari menzholimi manusia dan dari melanggar batasan-batasan Allah.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: