Beda Islam dan Kristen

S: Apakah perbedaan antara Islam dan kristen (nashrani)?
J: Islam adalah agama tauhid (pengesaan Allah dalam ibadah). Allah telah mengutus Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam membawa Islam ini, dan mewajibkan tsaqolain jin dan manusia untuk masuk ke dalam Islam. Allah berfirman:
{ وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ }
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali Imran: 85)

Sedang agama Kristen (nashrani), asalnya merupakan agama yang dibawa Nabi Isa ‘alaihis salam (yang disebut Yesus oleh orang kristen) ketika beliau diutus oleh Allah. Ushul (landasan pokok)nya adalah dakwah (ajakan) kepada tauhid, yang merupakan dakwah seluruh para rosul. Namun orang-orang kristen (nashrani) mengubah agama Allah ini. Mereka menyekutukan Allah dengan yang lain-Nya (dalam ibadah). Mereka menyatakan bahwa Allah mempunyai istri dan anak. Maha suci Allah dari yang dikatakan oleh orang-orang yang zhalim itu.
Allah berfirman:
{ وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَاعِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ } { مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ }
Dan ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: Jadikanlah aku dan ibuku dua tuhan selain Allah?”
Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.” (Al-Maidah: 116-117)
Dan ketika Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah memerintahkan seluruh manusia untuk mengikutinya, karena agamanya adalah penasakh (pengganti yang menghapus) seluruh agama. Barangsiapa yang tidak mengikutinya, maka dia kafir terhadap Allah.
Allah berfirman:
{ قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ }
“Katakanlah (wahai Nabi Muhammad): Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk.” (Al-A’rof: 158)
Allah juga berfirman:
{ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا }
“Dan Kami tidak mengutus kamu (wahai Nabi Muhammad), melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan.” (Saba’: 28)
Allah juga berfirman:
{ وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ }
“Dan tiadalah Kami mengutus kamu (wahai Nabi Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh semesta alam.” (Al-Anbiya’: 107)
Allah juga berfirman:
{ إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ }
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam.” (Ali Imron: 19)
Allah juga berfirman:
{ وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ }
“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali Imron: 85)
Allah juga berfirman:
{ الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا }
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (Al-Maidah: 3)
(Diterjemahkan dari soal pertama fatwa no. 18439, Fatawa Al-Lajnah Al-Majmu’ah Ats-Tsaniyah 1/38-39)
***

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: