Lemah Lembut Terhadap Bawahan Dan Pembantu Rumah Tangga

Di Antara Akhlak Yang Mulia Juga Berlaku Lemah Lembut Dengan Yang Berada Di Bawah Kekuasaannya Dan Pembantu Rumah Tangga.

Yang berada di bawah kekuasaannya di sini mencakup budak dan binatang peliharaan. Adapun berlaku lemah lembut terhadap budak, yaitu dengan cara engkau memberinya makanan jika engkau makan, atau dengan cara memberinya baju jika engkau juga berpakaian. Dan janganlah engkau membebaninya dengan sesuatu yang tidak ia sanggupi.

Sedangkan berlemah lembut terhadap hewan peliharaan, baik hewan tunggangan, hewan perahan, ataupun hewan untuk koleksi (saja), berbeda-beda sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masing-masing hewan tersebut. Seperti pada musim dingin, hendaknya hewan-hewan tersebut ditempatkan pada tempat yang hangat jika ia tidak tahan [dingin, dan pada musim panas, hendaknya ditempatkan pada tempat yang dingin jika ia tidak tahan][1] panas. Disediakan makanan dan minuman baginya jika ia tidak bisa memperolehnya sendiri ketika digembalakan. Jika hewan tersebut untuk mengangkut barang maka jangan engkau membebaninya dengan yang tidak ia mampu.

Dan ini menunjukan sempurnanya syariat Islam dan syariat Islam ini tidak melupakan walaupun tentang hewan peliharaan, bahkan syariat Islam telah memberikan satu hak baginya.


 

[1] Tambahan untuk menyesuaikan konteks kalimat. (pent.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: