Apa yang kita lakukan terhadap penguasa yang zhalim, fasik, dan suka berbuat dosa?

Oleh: Syaikh Sa’ad Al-Husain Hafizhahullah

Rakyat wajib taat kepada pemerintah penguasa meskipun penguasa zhalim dan jahat, meskipun fasik dan berbuat dosa, kecuali jika penguasa memerintahkan suatu kemaksiatan kepada Allah, maka tidak boleh mentaati makhluk dalam hal bermaksiat kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عليك السمع والطاعة في عسرك ويسرك ومنشطك ومكرهك وأثرة عليك

“Engkau (sebagai rakyat) harus mendengar dan taat (kepada pemerintah) dalam kesusahan dan kelapanganmu, dalam perkara yang engkau senangi atau benci, meskipun (mereka) tidak memenuhi hakmu.” (HR. Muslim)

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

“إنها ستكون بعدي أثرة وأمور تنكرونها” قالوا: كيف تأمر من أدرك منا ذلك؟ قال: “تؤدون الحق الذي عليكم وتسألون الله الذي لكم”

“Sungguh akan muncul setelahku sikap penguasa yang mementingkan dunia dan perkara-perkara yang kalian ingkari.” Mereka bertanya: “Apa yang engkau perintahkan kepada kami jika mendapati hal itu?” Beliau menjawab: “Tunaikan hak penguasa yang menjadi kewajibanmu dan (berdoalah kepada Allah) minta hak kalian kepada-Nya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

من يطع الأمير فقد أطاعني ومن يعص الأمير فقد عصاني

“Barangsiapa mematuhi pemerintah (selain dalam perkara maksiat) berarti telah mematuhiku, dan barangsiapa mendurhakai pemerintah berarti telah mendurhakaiku.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

     Bahkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

يكون بعدي أئمة لا يهتدون بهداي ولا يستنون بسنتي” قال حديفة: كيف أصنع يا رسول الله إن أدركت ذلك؟ قال صلى الله عليه وسلم: “تسمع وتطيع للأمير وإن ضرب ظهرك وأخذ مالك فاسمع وأطع

“Akan ada para penguasa yang tidak mengambil aturan dengan aturanku dan tidak mengambil sunnah dengan sunnahku.” Shahabat Hudzaifah bertanya: “Bagaimana yang akan aku lakukan wahai Rasulullah, jika aku mendapati hal itu?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Dengar dan taatilah penguasa, meskipun dia memukul punggungmu dan merampas hartamu. Tetap dengar dan taat kepadanya.” (HR. Muslim) …

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para shahabatnya.

http://www.saad-alhusayen.com/articles/50

One Response to Apa yang kita lakukan terhadap penguasa yang zhalim, fasik, dan suka berbuat dosa?

  1. Ibnu qutaibah ad-dainury mengatakan:

    Tetapi apa yg dilakukan teroris2 yg mengatas namakan islam?.mereka memerangi penguasa yg tak bersyariat islam,menimbulkan banyak kekacauan,karena kejahilan mereka akan hadis2 nabi yg sahih.
    Perintah nabi untuk tak memerangi penguasa yg tak bersyariat islam sekalipun bukan berarti kita mendukung sekularisme.hadis itu mengandung makna,hendaknya kita dalam mewujudkan syariat islam,dgn nasehat yg sabar,dgn hikmah dan mauizatil hasanah.bukan dgn cara2 teror.sebab terbukti,dgn cara2 teror,malah menjelekkan citra islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: