Menerima Hukum-Hukum Allah dengan Cara Menerima, Melaksanakan, Dan Menerapkannya

Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah

Termasuk Akhlak yang Baik bersama Allah ‘Azza Wa Jalla Seseorang Menerima Hukum-Hukum Allah dengan Cara Menerima, Melaksanakan, Dan Menerapkan

Sehingga dia tidak menolak sesuatupun dari hukum-hukum Allah. Jika dia menolak dari sesuatu hukum-hukum Allah, maka ini adalah akhlak yang jelek bersama Allah ‘azza wa jalla,  Baca pos ini lebih lanjut

Pengaruh – Manfaat Thaharah (Bersuci) dalam Ibadah

Oleh: Syaikh Shaleh bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah

Wahai saudaraku muslim, sesungguhnya kesempurnaan thaharah (bersuci) akan memudahkan untuk menunaikan ibadah dan membantu untuk menyempurnakan dan melengkapi ibadah serta menegakkan perkara-perkara yang disyariatkan padanya.
Baca pos ini lebih lanjut

Rukun Islam dan Rukun Iman

Oleh: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Rukun Islam

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Islam itu didirikan di atas lima sendi yaitu :
1.Bersaksi La ilaha illallah wa anna Muhammadan Rasulullah.
Maknanya Tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penyampai (syariat) dari Allah.

Hukum Sholat Kusuf Ketika Gempa dan Semisalnya

Bersama: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
S: Apakah disyariatkan sholat kusuf ketika melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, seperti gempa, petir, badai, angin ribut, terangnya malam hari, gelapnya siang hari, gunung meletus dan semisalnya?

J: Aku tidak mengetahui ada dalil yang bisa dijadikan sandaran dalam disyariatkannya sholat untuk gempa bumi dan yang semisalnya. Sunnah yang shohih hanyalah menerangkan untuk sholat, berdzikir, doa, dan shodaqoh ketika terjadi gerhana. Sebagian ulama memang ada yang berpendapat disyariatkannya sholat kusuf untuk gempa bumi, namun aku tidak mengetahui satu nash dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hal itu. Hal itu hanyalah diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.

Baca pos ini lebih lanjut

PADA UMUR BERAPA ANAK DIBAWA KE MASJID?

FATWA SYAIKH IBNU UTSAIMIN RAHIMAHULLAH

S: Seseorang dari Negeri Sudan bertanya: Apakah boleh seseorang pergi ke masjid bersama anak-anaknya yang masih kecil yang berumur belum sampai 4 tahun?

Baca pos ini lebih lanjut