Rukun Islam dan Rukun Iman

Oleh: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
Rukun Islam

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Islam itu didirikan di atas lima sendi yaitu :
1.Bersaksi La ilaha illallah wa anna Muhammadan Rasulullah.
Maknanya Tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penyampai (syariat) dari Allah.

Masuk Islam dan Berbakti Kepada Orang Tua Non Muslim

S: Allah telah memberiku petunjuk dan memasukkan aku ke dalam agama yang benar Islam melalui perantara sebagian syaikh (tokoh agama) Sudan. Hal itu diikuti dengan pengubahan namaku dari ‘Abdush Shalib (Hamba salib) menjadi Abdullah. Namun hal itu tidak disetujui oleh orang tuaku. Dia memerintahkan agar aku tidak melanggar namaku dan nama keluarga. Perselisihan antara aku dan dia pun meruncing, sampai membuatku meninggalkan tempat tinggal orang tuaku dan aku berpindah ke negeri yang mulia ini. Namun aku selalu bimbang dalam perkaraku, apakah Islam menuntutku untuk membuat ridha orang tuaku dan taat kepadanya meskipun dia seorang Kristen (nashrani), ataukah Islam menuntutku untuk masa bodoh dengan yang dikatakan orangtuaku kepadaku. Dan perlu diketahui bahwa orang tuaku masih Kristen (nashrani) dan fanatik terhadap agamanya dan namaku dulu adalah ‘Abdushshalib!

Baca pos ini lebih lanjut

Bila Non Muslim Masuk Islam pada Bulan Ramadhan

S: Jika seorang non muslim masuk islam pada siang hari bulan ramadhan, apakah dia wajib menahan diri (dari makan, minum dan perkara lain yang merusak dan membatalkan puasa) pada sisa hari itu?
J: Ya. Dia harus menahan diri pada sisa hari waktu dia masuk Islam, karena sekarang dia menjadi orang yang wajib untuk berpuasa, sehingga puasa itu wajib baginya. Ini berbeda dengan hilangnya faktor penghalang (sebuah kewajiban), jika (seorang muslim mempunyai satu faktor penghalang untuk melakukan kewajiban, kemudian) faktor penghalang itu hilang, maka dia tidak menahan diri pada sisa hari itu.

Baca pos ini lebih lanjut

Tata cara masuk Islam

S: Seorang laki-laki kristen (nasrani) dan isterinya ingin masuk islam, kemudian seorang yang dikedepankan berfatwa memerintahkan untuk mandi seluruh badannya dan mengucapkan dua kalimat syahadat dalam keadaan taat, ridha, dan tunduk. Dan juga diperintahkan untuk khitan. Dia bertanya apakah ini sah atau tidak?

Dan dia ingin surat kepadanya yang berisi perkataan salaf dalam hal itu dan tata-cara yang dulu berlaku tentang masuknya seorang kafir dalam islam pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam? Baca pos ini lebih lanjut

Mengubah nama ketika masuk Islam

S: Apakah boleh seseorang yang masuk Islam untuk mengubah namanya?
J: Jika seorang kafir masuk Islam, dia tidak mesti untuk mengubah namanya, kecuali:
1. jika namanya itu makruh, seperti: Hazn (susah, sedih)
2. atau yang merupakan penghambaan kepada selain Allah, seperti: Abdulmasih (Hamba Al-Masih), atau Abdul Ka’bah (Hamba Ka’bah), atau nama-nama lain yang diharamkan,
karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengubah nama-nama orang yang termasuk dua jenis ini.

Baca pos ini lebih lanjut