Tawadhu’lah (Bersikap rendah hatilah) karena Allah, Wahai Penuntut ilmu!

Muhadharah bersama: Yang Mulia Saleh Bin Saad As-Suhaimi

Orang yang rendah hati karena Allah, maka Allah akan mengangkatnya, tetapi banyak orang-orang berpura-pura sebagai ‘alim, mereka sampai kepada tingkatan terkena ghurur hanyalah karena merasa ’alim, sombong, angkuh, dan ghurur (tertipu) dengan apa yang telah dia peroleh dari ilmu yang sedikit.

Sebagian salaf berkata:
لا يزال الرجل عالمًا ما طلب العلم؛ فإذا ظن أنه عَلم فقد جهل
“Terus-menerus orang itu menjadi seorang ‘alim (orang yang berilmu) selama dia menuntut ilmu, jika dia mengira telah berilmu, maka sesungguhnya dia telah bodoh.”

Baca pos ini lebih lanjut

Pelipur Lara Saat Musibah dan Bencana

Penulis: Al-Ustadz Abdul Mu’thi Sutarman, Lc
Yang namanya musibah tentu rasanya tidak mengenakkan. Makanya banyak manusia merasa tidak suka bila hidupnya tiba-tiba menjadi menderita karena musibah. Kehidupan yang selama ini mapan bisa hancur tak bersisa. Tidak sedikit di antara mereka yang mengalami kesedihan berlarut-larut hingga menyebabkan stress. Bagaimana kiat menghadapi musibah secara benar dan bijak?

Baca pos ini lebih lanjut

Nasehat seputar tentang Gempa Bumi

Bersama: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
Segala puji bagi Allah. Semoga sholawat dan salam tercurah atas Rosulullah, keluarganya, para shohabatnya, dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya. Adapun sesudah itu:
Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui dalam perkara yang yang Dia tetapkan dan taqdirkan, sebagaimana Dia juga Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui dalam perkara yang Dia syariatkan dan perintahkan. Dialah Allah yang menciptakan dan menakdirkan tanda-tanda kekuasaan-Nya sesuai yang Dia kehendaki,
–    untuk membuat takut para hamba-Nya dan
–    untuk memperingatkan mereka dengan hak Allah yang wajib mereka tunaikan,
–    juga untuk memperingatkan mereka dari kesyirikan, penyelisihan terhadap perintah-Nya dan pelanggaran larangan-Nya, sebagaimana firman Allah:

{ وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا }

Dan Kami tidak mengirim tanda-tanda (kekuasaan-Nya) itu melainkan untuk menakuti. (Al-Isra: 59)
 

Baca pos ini lebih lanjut

Hukum Sholat Kusuf Ketika Gempa dan Semisalnya

Bersama: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah
S: Apakah disyariatkan sholat kusuf ketika melihat tanda-tanda kekuasaan Allah, seperti gempa, petir, badai, angin ribut, terangnya malam hari, gelapnya siang hari, gunung meletus dan semisalnya?

J: Aku tidak mengetahui ada dalil yang bisa dijadikan sandaran dalam disyariatkannya sholat untuk gempa bumi dan yang semisalnya. Sunnah yang shohih hanyalah menerangkan untuk sholat, berdzikir, doa, dan shodaqoh ketika terjadi gerhana. Sebagian ulama memang ada yang berpendapat disyariatkannya sholat kusuf untuk gempa bumi, namun aku tidak mengetahui satu nash dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hal itu. Hal itu hanyalah diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.

Baca pos ini lebih lanjut

Sebab Musibah: Gempa, Banjir, Gunung Meletus

Gempa bumi, banjir, terjadi dengan taqdir dan qadha Allah
Bersama: Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah
S: Gempa bumi, gunung meletus, petir, dan banjir… apakah termasuk pasukan Allah?

Baca pos ini lebih lanjut