Memenuhi Kebutuhan Seorang Muslim

Kebutuhan: adalah perkara yang dibutuhkan seseorang yang dia gunakan untuk menyempurnakan urusan-urusannya.

Sedang perkara-perkara darurat adalah perkara yang seseorang terpaksa kepadanya yang dia gunakan untuk menghindarkan bahaya. Sedangkan menghindari bahaya itu wajib. Wajib atas seseorang jika dia melihat saudaranya dalam keadaan darurat, hendaknya dia menghilangkan perkara darurat tersebut. Jika dia melihat saudaranya darurat membutuhkan makanan, minuman, penghangat atau pendingin, dia wajib untuk memenuhi kebutuhan saudaranya dan dia wajib untuk menghilangkan dan mengenyahkan keadaannya yang darurat. Baca pos ini lebih lanjut

Ayat dan Hadits Tentang Memenuhi Kebutuhan Saudara Muslim

Allah ta’ala berfirman:

{وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}

“Dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu buruntung.” (Al-Hajj: 77)

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Baca pos ini lebih lanjut

Akhlak Mulia Kepada Anak Yatim, orang miskin dan ibnu sabil

Di Antara Akhlak Yang Mulia Juga Berbuat Baik Kepada Anak-Anak Yatim, Orang-Orang Miskin Dan Ibnu Sabil.

Anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal mati oleh ayahnya sebelum dia berusia baligh. Allah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada anak yatim, begitu pula Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kita juga untuk berbuat baik kepadanya dalam beberapa hadits. Alasan dari hal: karena seorang anak yatim merasa patah hatinya disebabkan kematian ayahnya, sehingga dia membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Dan berbuat baik kepada anak yatim itu sesuai dengan kondisi. Baca pos ini lebih lanjut