Madzhab Ahlussunnah wal jamaah: karomah para wali

(Oleh: Asy-Syaikh Sholih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhohullah)

Termasuk pokok aqidah ahlussunnah: membenarkan karomah-karomah para wali.
Karomah-karomah adalah jamak dari karomah. Sedangkan karomah adalah: perkara-perkara di luar kebiasaan yang Allah langsungkan melalui tangan-tangan para wali. Maka karomah adalah perkara yang di luar kebiasaan manusia.

Sedangkan para wali adalah jamak dari wali. Wali adalah: seorang mukmin yang bertakwa, sebagaimana firman Allah:
أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (62) الَّذِينَ آَمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (63)
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati, yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (Yunus: 62-63)

Baca pos ini lebih lanjut

Manhaj Salaf: Karomah Para Wali

(Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rohimahullah)
Karomah para wali adalah masalah yang penting. Seharusnya diketahui yang benar dalam masalah itu dari yang batil. Apakah karomah para wali itu sesuatu yang hakekat yang tetap? Ataukah hal itu termasuk khayalan-khayalan saja?
Syaikhul Islam -rohimahullah- menerangkan pendapat ahlussunnah (-salafy-) tentang hal itu, dengan perkatannya: “Dan termasuk pokok aqidah ahlussunnah: membenarkan karomah-karomah para wali.”

Baca pos ini lebih lanjut

Terorisme & Osama bin Laden (Jaringan Al-Qaeda)

Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i, & Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali kaitannya tentang terorisme & Osama bin Laden (Pemimpin Jaringan Al-Qaedah)

Terus menerus seorang pengaku jihad, pemimpin fitnah dan kesesatan, tokoh kebathilan, dan tokoh Khawarij Teroris menyebarkan sampah pemikirannya yang rusak dan ucapan-ucapannya yang pedas dan pandangan-pandangannya yang sempit.

Pengaku ini tidak mengetahui politik syar’i dan tidak mengetahui kemaslahatan Islam. Bahkan pijakannya adalah “hancurkan dan rusak…” dengan sebutan ‘jihad’, walaupun mengandung pembasmian kaum muslimin.
Orang ini dengan kerusakan, kesesatan, kengawuran dan ketergesa-gesaannya, serta karena kebodohan dan kedunguannya, mengancurkan satu negeri yang menguasai mayoritas Negara Afganistan dan menarik pasukan orang kafir ke dalam negeri-negeri kaum muslimin. Meminta bantuan pasukan orang kafir untuk menyerang negeri Islam, kemudian memasukkan Islam dan kaum muslimin dalam posisi yang sulit dan menjatuhkan mereka dalam jurang kebinasaan. Kemudian setelah semua perbuatan buruk itu, dia muncul dan menuduh pemerintah kaum muslimin.

Baca pos ini lebih lanjut

Anak Kecil Dalam Hukum Taklif (Pembebanan) Syariat Islam

Fatwa Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin:
Orang Yang Masuk Ke Dalam Khithab (Arah Pembicaraan) Perintah Dan Larangan Syariat
      S: Siapakah yang masuk ke dalam arah khithab (pembicaraan) perintah dan larangan dalam syariat?
      J: Orang yang masuk ke dalam khithab (arah pembicaraan) dengan perintah dan larangan adalah orang yang mukallaf, yaitu orang yang sudah baligh dan berakal.
Keluar dari baligh: anak kecil. Anak kecil tidak diberi taklif (pembebanan) perintah dan larangan dengan taklif (pembebanan) yang sama dengan taklif (pembebanan) orang yang sudah baligh. Tetapi anak kecil diperintah dengan ibadah-ibadah setelah tamyiz sebagai latihan dia untuk taat dan dilarang dari maksiat-maksiat agar terbiasa menahan diri darinya.

Baca pos ini lebih lanjut

PADA UMUR BERAPA ANAK DIBAWA KE MASJID?

FATWA SYAIKH IBNU UTSAIMIN RAHIMAHULLAH

S: Seseorang dari Negeri Sudan bertanya: Apakah boleh seseorang pergi ke masjid bersama anak-anaknya yang masih kecil yang berumur belum sampai 4 tahun?

Baca pos ini lebih lanjut